Wabup Landak Dorong Mahasiswa UT Jadi Agen Perubahan, Bangun Daerah Lewat Pemikiran Kritis
Kabar NGABANG- Universitas Terbuka (UT) Pontianak melalui Sentra Layanan UT (SALUT) Landak menggelar rangkaian kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) di Aula Kantor Bupati Landak, Sabtu (6/9/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru UT untuk mengenal sistem perkuliahan jarak jauh sekaligus meneguhkan komitmen mereka sebagai generasi penerus pembangunan daerah.

Baca Juga : Setiap Pagi Polsek Ngabang Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas
209 Mahasiswa Baru dari Berbagai Program Studi
Sebanyak 209 mahasiswa baru dari lima fakultas—Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta Fakultas Pertanian—turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka mencerminkan minat yang semakin tinggi terhadap model pendidikan jarak jauh yang fleksibel dan inklusif.
OSMB dan PKBJJ dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 6–7 September 2025, dengan menghadirkan narasumber dari UT Pontianak. Selain memperkenalkan sistem belajar daring khas UT, para mahasiswa juga dibekali keterampilan manajemen waktu, strategi belajar mandiri, dan pemanfaatan teknologi pendidikan.
Pesan Wabup Landak: Mahasiswa Adalah Agen Perubahan
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Landak, Erani. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan kuliah umum berjudul “Bela Negara: Peran Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan Bagi Pembangunan Daerah.” Erani menegaskan bahwa mahasiswa bukan sekadar pencari gelar, tetapi calon intelektual yang memiliki peran strategis dalam kemajuan daerah.
“Pemikiran kritis mahasiswa sangat dinantikan untuk membangun daerah. Silakan memberi masukan, tapi jangan sampai ditunggangi pihak yang ingin memperkeruh suasana di Landak,” ujarnya di hadapan peserta.
Menurutnya, mahasiswa UT sebagai bagian dari generasi muda Landak diharapkan mampu memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk berkontribusi positif di tengah masyarakat. Dengan sistem pendidikan terbuka, mahasiswa juga diharapkan lebih adaptif, kreatif, dan inovatif dalam memecahkan persoalan daerah.
Antusiasme Mahasiswa dan Apresiasi untuk Narasumber
Kuliah umum yang dibawakan Erani disambut antusias oleh para mahasiswa, terlihat dari tepuk tangan meriah yang mengiringi penyampaian materi. Banyak mahasiswa mengaku termotivasi untuk lebih serius belajar dan aktif berperan di masyarakat setelah mendengar paparan Wakil Bupati.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari UT Pontianak kepada Wakil Bupati Landak sebagai bentuk apresiasi. Kepala SALUT Landak, L. Sahat Tinambunan, juga menyerahkan plakat penghargaan kepada Erani sebagai dosen tamu pada acara tersebut.
Meneguhkan Komitmen Belajar dan Mengabdi
Melalui kegiatan OSMB dan PKBJJ ini, UT Pontianak ingin memastikan mahasiswa barunya memiliki pemahaman yang kuat mengenai sistem belajar jarak jauh serta mampu memanfaatkan peluang pendidikan untuk meningkatkan kualitas diri. Ke depan, diharapkan para mahasiswa dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah, khususnya di Landak, melalui gagasan, inovasi, dan semangat pengabdian.
Dengan bekal keterampilan belajar mandiri, wawasan kebangsaan, dan pesan inspiratif dari pimpinan daerah, mahasiswa UT Landak kini siap melangkah sebagai agen perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat sekitar.
















