Setelah 7 Tahun, MU Taklukkan Anfield — Bruno Fernandes: “Suporter Liverpool Bantu Kami Menang!”
Kabar NGABANG- Manchester United akhirnya memecahkan kutukan panjang mereka di Anfield. Untuk pertama kalinya sejak Januari 2016, Setan Merah sukses mencuri kemenangan di markas Liverpool lewat duel panas, Minggu (19/10/2025) malam WIB. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1, dan sorotan pun tertuju pada kapten MU, Bruno Fernandes, yang menyebut tekanan dari suporter tuan rumah menjadi salah satu faktor kemenangan timnya.
Gol Dramatis Maguire Akhiri Kutukan Anfield
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Liverpool langsung mengambil inisiatif menyerang dan mencetak gol cepat melalui Bryan Mbeumo pada menit ke-2. Namun MU tak gentar. Ketangguhan lini tengah mereka berhasil membungkam tekanan awal The Reds.
Setelah beberapa peluang berbahaya, MU membalas lewat aksi Cody Gakpo yang menyamakan kedudukan di babak pertama. Puncak drama terjadi di menit ke-84 saat Harry Maguire melompat tinggi dan menanduk bola dengan keras, mengubah skor menjadi 2-1 untuk MU. Gol itu langsung membungkam Anfield dan menjadi simbol kebangkitan tim asuhan Rúben Amorim.
Kemenangan ini terasa istimewa bukan hanya karena tercipta di kandang rival abadi, tetapi juga menjadi kemenangan beruntun pertama MU di liga di bawah pelatih asal Portugal tersebut. Sementara bagi Liverpool, ini menjadi kekalahan keempat secara beruntun di semua kompetisi — rekor buruk yang terakhir kali mereka alami pada September 1953.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385292/original/079133900_1760922224-10.jpg)
Baca Juga : Xabi Alonso Belum Beri Ruang, Endrick Dipantau Klub Eropa
Tekanan Suporter Jadi “Senjata Makan Tuan”
Dalam wawancara pascalaga, Bruno Fernandes mengungkapkan bahwa atmosfer Anfield justru memberi keuntungan bagi timnya.
“Di 10 menit pertama, kami tahu mereka akan main sangat cepat dan menekan,” ujar Fernandes kepada Sky Sports.
“Tapi saat mereka mulai kesulitan menguasai bola, tekanan dari fans justru membuat mereka panik. Itu membuka banyak ruang bagi kami untuk mengontrol permainan.”
Fernandes menambahkan bahwa MU sengaja memperlambat tempo untuk meredam intensitas Liverpool. Strategi itu berhasil — The Reds tampak kesulitan membangun serangan rapi dan sering kehilangan bola di lini tengah.
“Kemenangan ini spesial. Semua orang tahu arti laga ini bagi fans. Kami sudah terlalu lama menunggu kemenangan di Anfield. Hari ini kami bermain cerdas, tenang, dan kompak,” tambahnya.
Maguire: “Bukan Saatnya Bicara Statistik”
Kemenangan di Anfield juga memberi kebanggaan tersendiri bagi Harry Maguire. Bek Inggris itu tampil solid di lini belakang dan menjadi pahlawan dengan gol penentu.
“Jujur saja, membicarakan statistik kemenangan beruntun yang minim itu memalukan,” tegas Maguire.
“Sekarang fokus kami bukan dua kemenangan, tapi tiga, empat, lima kemenangan beruntun. Konsistensi adalah kuncinya.”
Ia juga menyoroti evaluasi penting dari pelatih. Meski menang, MU masih sempat goyah di 30 menit akhir pertandingan. “Pelatih ingin kesempurnaan. Ini awal yang bagus, tapi belum akhir,” katanya.
Amorim Redam Euforia: “Belum Waktunya Bicara Liga Champions”
Kemenangan ini membuat MU kini hanya terpaut dua poin dari posisi empat besar klasemen sementara — tempat yang sangat menentukan untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Namun pelatih Amorim enggan larut dalam euforia.
“Saya ingin Anda tetap dengan narasi itu, jadi saya tidak akan menambah target,” ujarnya sambil tersenyum saat konferensi pers.
“Yang terpenting adalah menang lagi pekan depan, bukan membicarakan posisi empat besar terlalu cepat.”
Menurut Amorim, kemenangan di Anfield hanyalah langkah awal membangun mental juara. Ia memuji semangat tim yang menurutnya “akhirnya bermain sebagai satu kesatuan”.
Krisis Liverpool Kian Dalam
Di sisi lain, kekalahan ini menambah tekanan besar bagi Arne Slot. Pelatih Liverpool itu kini menghadapi tantangan berat: menghentikan tren negatif saat timnya menghadapi Eintracht Frankfurt di Liga Champions, Kamis (23/10/2025) dini hari WIB.
Kekalahan kelima secara beruntun akan menyamai rekor kelam klub yang terjadi 72 tahun lalu — sebuah catatan yang jelas ingin dihindari Slot dan anak asuhnya.
Fakta Menarik Kemenangan MU di Anfield:
-
Kemenangan pertama MU di Anfield sejak Januari 2016.
-
Kekalahan keempat beruntun Liverpool — terburuk sejak 1953.
-
Harry Maguire mencetak gol penentu di menit ke-84.
-
MU hanya terpaut 2 poin dari posisi empat besar.
-
Pelatih Rúben Amorim meraih dua kemenangan beruntun pertamanya di liga.
Dengan kemenangan bersejarah ini, MU mengirim sinyal kuat: mereka siap kembali menjadi pesaing serius di papan atas. Namun tantangan sebenarnya baru dimulai. Konsistensi akan menentukan apakah kemenangan di Anfield akan dikenang sebagai titik balik atau sekadar momen sesaat.
















