Semangat Membara! Paskibraka Landak Jalani Karantina dan Latihan Ketat Jelang HUT RI ke-80
Kabar NGABANG- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat patriotisme kian membara di Kabupaten Landak. Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) daerah ini tengah memasuki tahap akhir pemusatan latihan demi tampil sempurna pada upacara pengibaran bendera 17 Agustus mendatang.
Sejak 3 Agustus 2025 lalu, para anggota Paskibraka yang terdiri dari siswa-siswi SMA pilihan dari berbagai kecamatan sudah menjalani masa karantina di Hotel Hanura. Sehari setelahnya, tepat pada 4 Agustus, latihan intensif pun dimulai di halaman Kantor Bupati Landak. Latihan ini digelar setiap hari dengan jadwal yang ketat, mencakup pembinaan fisik, penguatan mental, hingga latihan baris-berbaris yang penuh disiplin.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Landak, Samsul Bahri, menuturkan bahwa proses pembinaan ini tidak sekadar mengajarkan teknik baris-berbaris, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persatuan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab.

Baca Juga : DPRD Landak Resmi Sahkan RPJMD 2025–2029 dan Susunan OPD Baru
“Sejak tanggal 3 Agustus mereka masuk karantina, dan mulai latihan tanggal 4 Agustus hingga hari ini. Kemarin sudah mulai latihan gabungan dengan pasukan 45, sekaligus gladi kotor,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Latihan gabungan tersebut menjadi salah satu momen penting, di mana seluruh personel Paskibraka berlatih sesuai formasi sebenarnya. Dari total 30 anggota inti, mereka mendapatkan dukungan penuh dari pasukan 45 untuk memastikan prosesi berjalan mulus.
Samsul menambahkan, latihan fisik akan dihentikan pada 15 Agustus agar para anggota Paskibraka memiliki waktu istirahat yang cukup.
Masa istirahat ini dimaksudkan untuk memulihkan kondisi tubuh sekaligus mempersiapkan mental sebelum menghadapi momen sakral pada Hari Kemerdekaan.
Di tengah persiapan tersebut, Samsul membawa kabar gembira sekaligus sedikit kekecewaan. Tahun ini, Kabupaten Landak berhasil mengirimkan tiga perwakilan ke tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Namun, pada seleksi tingkat nasional, wakil Landak belum berhasil lolos.
“Kita diminta mengirim empat orang ke provinsi, tapi yang lolos hanya tiga. Sementara untuk tingkat nasional, satu siswa sempat ikut seleksi, tapi belum berhasil,” jelasnya.
Meski begitu, semangat Paskibraka Landak tidak surut. Para anggota yang terpilih terus menunjukkan dedikasi tinggi, sadar bahwa tugas mereka bukan sekadar mengibarkan bendera, melainkan juga menjadi simbol generasi muda yang siap menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Dengan sisa waktu yang ada, Paskibraka Landak bertekad untuk memberikan penampilan terbaik. Mereka akan berdiri tegap di tengah lapangan pada 17 Agustus nanti, membawa semangat kemerdekaan yang tak lekang oleh waktu
















