Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Evakuasi WNI dari Iran dan Israel Dimulai, Transit di Azerbaijan dan Jordania

cek disini

Evakuasi WNI dari Iran dan Israel Dimulai, Transit di Azerbaijan dan Jordania

Kemlu Imbau WNI Tak Bepergian ke Iran, Lebanon dan Israel
Evakuasi WNI dari Iran dan Israel Dimulai, Transit di Azerbaijan dan Jordania

Kabar NGABANG – Pemerintah Indonesia mulai mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran dan Israel menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Setelah status perlindungan WNI di Iran naik dari Siaga II menjadi Siaga I, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bergerak cepat untuk memproses evakuasi.

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha, mengungkapkan bahwa proses evakuasi WNI dari Iran telah dimulai pada Jumat (20/6/2025). Sebelumnya, para WNI dikumpulkan di safe house Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dan diinapkan semalam sebelum diberangkatkan melalui jalur darat.

“Proses evakuasi saat ini sedang berjalan via jalur darat ke Azerbaijan. Mohon doa agar berjalan lancar dan aman,” ujar Judha.

Baca Juga : PLN Singkawang Raih Penghargaan Terbaik I di Pekan Pajak Daerah 2025 Wujud Komitmen Listrik untuk Rakyat

Transit di Azerbaijan dan Jordania

Mengacu pada keterangan resmi Tentara Nasional Indonesia (TNI), para WNI dibawa melintasi perbatasan Iran menuju Baku, ibu kota Azerbaijan. Perjalanan ini diperkirakan memakan waktu sekitar 30 jam. Sesampainya di Baku, para WNI akan menjalani transit selama dua malam sebelum dipulangkan ke Indonesia menggunakan pesawat komersial pada Minggu (22/6).

Sementara itu, evakuasi WNI dari Israel akan dilakukan melalui Amman, ibu kota Jordania. Setelah tiba di Amman, para WNI akan diterbangkan ke Tanah Air melalui jalur udara. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk mendukung penuh proses evakuasi, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan.

“TNI juga menyiagakan seluruh unsur pendukung yang diperlukan sesuai perkembangan situasi,” ungkap Agus.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Kristomei Sianturi. Beliau menambahkan bahwa upaya ini melibatkan Crisis Response Team (CRT) gabungan dari tiga matra TNI, dengan total 34 personel yang dikerahkan.

Berdasarkan data Kemenlu, terdapat 578 WNI yang masih berada di Iran dan Israel. Rinciannya, 386 orang berada di Iran dan 192 orang di Israel. Dari jumlah itu, sebanyak 115 WNI di Iran dan 11 WNI di Israel telah menyatakan kesiapan untuk dievakuasi.

Mayoritas WNI yang ikut dalam evakuasi adalah pelajar dan mahasiswa yang tinggal di wilayah rawan konflik. Pemerintah terus memantau situasi dan siap mengevakuasi WNI tambahan apabila kondisi memburuk.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *