Kabar NGABANG – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Barat resmi menggulirkan proyek perubahan bertajuk Gerakan Pemuda Sehat Menuju Indonesia Emas 2045 (Gema Emas 2045). Inisiatif ini dipaparkan langsung oleh Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari, dalam Seminar Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Senin (14/7/2025).
Proyek Gema Emas 2045 bertujuan membangun generasi pemuda yang sadar akan pentingnya nutrisi, gaya hidup sehat, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

“Inovasi ini mendorong pemuda Kalbar untuk tumbuh optimal secara fisik, intelektual, dan sosial. Ini bagian dari kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Windy.
Windy didampingi oleh mentor Sekda Kalbar Harisson dan coach Basseng dalam pemaparan tersebut. Uji proyek dilakukan langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian PUPR, Dadang Rukmana.
Fokus pada Edukasi Nutrisi dan Gaya Hidup Sehat
Gema Emas 2045 dirancang untuk membentuk ekosistem pemuda sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi, dengan cakupan program yang meliputi:
-
Penyusunan modul panduan gerakan;
-
Penguatan koordinasi lintas pemangku kepentingan;
-
Edukasi pentingnya nutrisi dan olahraga;
-
Pemanfaatan teknologi untuk kampanye gaya hidup sehat;
-
Monitoring dan evaluasi lapangan.
Windy menyampaikan, proyek ini diharapkan dapat diadopsi daerah lain sebagai model implementasi kebijakan nasional di tingkat lokal.
“Kami ingin pemuda tidak hanya sehat jasmani, tetapi juga unggul secara intelektual dan siap menghadapi tantangan global,” imbuhnya.
Baca Juga : Pemkot Pontianak Matangkan Persiapan Penilaian Keterbukaan Informasi
Apresiasi Pemerintah Pusat: Perlu Diformalkan Jadi Regulasi Daerah
Irjen Kementerian PUPR, Dadang Rukmana, menyebut Gema Emas 2045 sebagai program konkret yang berhasil menerjemahkan arah kebijakan nasional menuju Indonesia Emas dalam bentuk tindakan nyata.
“Selama ini program nasional sering hanya jadi dokumen. Tapi Gema Emas 2045 ini sudah menyentuh level ‘how to’. Tinggal dibungkus dalam bentuk peraturan gubernur,” tegasnya.
Ia mendorong agar Pemprov Kalbar segera merumuskan regulasi daerah untuk memperkuat legalitas dan keberlanjutan program ini.
Dengan pendekatan edukatif, integratif, dan berbasis teknologi, Gema Emas 2045 dinilai mampu menjadi solusi strategis daerah dalam mendukung visi besar nasional. Selain menjangkau pemuda secara sistematis, program ini juga diyakini dapat menginspirasi inovasi serupa di provinsi lain.
















