BMKG Peringatkan Hujan Petir dan Angin Kencang di Kalimantan Barat: Waspada Malam hingga Dini Hari!
Kabar NGABANG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio kembali mengingatkan masyarakat Kalimantan Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah mulai malam hingga dini hari.
Dalam rilis prakiraan cuaca yang berlaku mulai Rabu, 6 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB hingga Kamis, 7 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB, BMKG mencatat adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan disertai petir dan angin kencang di beberapa kabupaten dan kota.

Baca Juga : Sanggar Seni SDN 01 Ngabang: Pelestari Budaya Dayak Sejak Dini
Cuaca Cerah di Pagi Hari, Hujan Datang Menjelang Malam
Memasuki pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Kalbar diperkirakan akan cerah berawan hingga berawan, memberikan kondisi yang cukup bersahabat untuk berbagai aktivitas masyarakat. Namun, situasi mulai berubah menjelang siang hingga sore.
BMKG memprediksi hujan ringan akan turun di wilayah seperti Sanggau, Ketapang, Sekadau, dan Kayong Utara. Meski intensitasnya ringan, hujan ini menandai perubahan kondisi atmosfer yang berpotensi berkembang lebih signifikan menjelang malam.
Hujan Petir dan Angin Kencang Mengintai Malam Hari
Bahaya sebenarnya datang pada malam hingga dini hari, saat intensitas cuaca meningkat drastis. BMKG mencatat bahwa beberapa wilayah akan mengalami hujan sedang hingga hujan petir secara bersamaan. Berikut wilayah-wilayah yang diprediksi terdampak:
-
Sambas: hujan petir pada pukul 01.00 WIB, disusul hujan sedang pada pukul 04.00 WIB
-
Sanggau, Sekadau, Pontianak Kota, dan Singkawang: hujan petir sekitar pukul 01.00 WIB
-
Kubu Raya: hujan sedang diperkirakan terjadi pukul 01.00 WIB
Cuaca ekstrem ini dapat membahayakan aktivitas di luar ruangan, terutama bagi pengendara, nelayan, maupun masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir atau longsor.
Suhu Masih Tinggi, Kelembaban Maksimum Capai 100%
Meskipun hujan melanda, suhu udara di Kalbar tetap berada dalam kisaran tinggi, antara 20 hingga 34 derajat Celsius. Suhu tertinggi tercatat di lima daerah, yaitu Mempawah, Ketapang, Kapuas Hulu, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang.
Sementara itu, kelembaban udara sangat tinggi, dengan hampir seluruh wilayah mencatat angka maksimum 100%, yang berarti udara terasa sangat lembap. Di sisi lain, kelembaban terendah tercatat di Sambas, yaitu sebesar 48%.
Angin Kencang di Kapuas Hulu dan Sekadau
BMKG juga mencatat kecepatan angin berkisar antara 14 hingga 26 km/jam. Namun, waspadai angin kencang yang berpotensi melanda wilayah Kapuas Hulu dan Sekadau, karena dapat menimbulkan dampak seperti pohon tumbang atau gangguan listrik.
BMKG Imbau Warga Tetap Waspada dan Ikuti Info Resmi
Melihat tingginya potensi cuaca ekstrem, BMKG mengimbau masyarakat Kalimantan Barat untuk terus memantau informasi terbaru mengenai perkembangan cuaca. Informasi resmi dapat diakses melalui kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi Info BMKG.
Masyarakat juga diharapkan untuk menunda atau menyesuaikan kegiatan luar ruang jika diperlukan, terutama pada malam hingga dini hari, saat risiko hujan petir dan angin kencang meningkat.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari BMKG, risiko dari cuaca ekstrem bisa diminimalisasi. Mari bersama-sama menjaga keselamatan diri dan lingkungan menghadapi perubahan cuaca yang semakin dinamis.
















