Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Desa Meranti Ajukan Permohonan Listrik untuk Lima Dusun ke PLN Ngabang

cek disini

Desa Meranti Perjuangkan Listrik untuk Lima Dusun, Kades Resmi Ajukan Permohonan ke PLN ULP Ngabang

Kabar NGABANG- Harapan masyarakat untuk menikmati penerangan listrik di seluruh pelosok Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, kembali menguat. Kepala Desa Meranti, Yeheskiyel, S.Pd, secara resmi mengajukan permohonan pemasangan jaringan listrik ke PLN ULP Ngabang.

Permohonan ini mencakup lima dusun yang hingga kini masih gelap gulita di malam hari, yakni Dusun Moro Behe 1, Pelanjau, Moro Tembawang, Bawak, dan Seladan. Usulan tersebut disampaikan langsung kepada pihak PLN yang diwakili oleh Abraham.

Desa Meranti Ajukan Permohonan Listrik untuk Lima Dusun ke PLN Ngabang
Desa Meranti Ajukan Permohonan Listrik untuk Lima Dusun ke PLN Ngabang

Baca Juga : Kostas Tsimikas Resmi Gabung AS Roma, Siap Jadi Andalan di Era Gasperini

Komitmen Kades: Listrik adalah Hak Dasar Warga

Dalam pertemuan itu, Yeheskiyel menegaskan tekadnya untuk memperjuangkan hak dasar masyarakat, yaitu penerangan listrik. Menurutnya, meskipun Desa Meranti sudah menjadi ibu kota kecamatan, kondisi di lapangan masih jauh dari harapan.

“Selama saya menjabat, saya tidak akan berhenti memperjuangkan agar seluruh dusun di Desa Meranti bisa menikmati listrik. Indonesia sudah merdeka 80 tahun, tapi masih ada warga kami yang hidup dalam kegelapan. Ini bukan hanya soal penerangan, tapi soal keadilan dan kebutuhan dasar,” tegasnya.

Kades juga berharap agar pemerintah pusat, DPRD, hingga DPR RI khususnya yang membidangi energi dan pertambangan dari dapil Kalimantan Barat I, bisa turun tangan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Respons PLN: Semua Bergantung pada Anggaran

Menanggapi permohonan tersebut, Abraham selaku perwakilan PLN ULP Ngabang menyambut baik langkah pemerintah desa. Namun, ia menekankan bahwa realisasi listrik desa sangat bergantung pada ketersediaan anggaran dari pemerintah pusat.

“PLN setiap tahun menerima banyak proposal serupa dari desa-desa. Kami siap melaksanakan pembangunan jaringan listrik, tapi tetap menunggu anggaran dari pusat. Koordinasi dengan DPRD Landak juga terus dilakukan, dan memang masih banyak daerah yang menunggu giliran,” jelas Abraham.

Ia menambahkan, pihak PLN berharap dukungan penuh dari anggota DPR RI dapil Kalbar agar aspirasi masyarakat Landak mendapat prioritas, sehingga desa-desa yang masih gelap bisa segera terang.

Harapan Warga: Saatnya Merasakan Terang

Bagi masyarakat Desa Meranti, listrik bukan sekadar penerangan, melainkan penunjang kesejahteraan. Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar lebih baik, warga bisa berusaha lebih produktif di malam hari, dan aktivitas ekonomi bisa lebih berkembang.

“Kami hanya ingin merasakan hidup yang sama dengan masyarakat lain yang sudah lama menikmati listrik. Semoga perjuangan ini benar-benar diwujudkan,” ungkap salah satu warga Dusun Moro Behe 1.

Menuju Desa Meranti yang Lebih Maju

Dengan komunikasi yang terus dibangun antara pemerintah desa, PLN, DPRD, hingga pemerintah pusat, harapan besar pun menggantung. Lima dusun di Desa Meranti kini menanti kabar baik, agar mimpi mereka menikmati terang benderang di malam hari akhirnya bisa terwujud.

Jika terealisasi, upaya ini bukan hanya menghadirkan cahaya, tetapi juga membuka peluang baru bagi kemajuan ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat di Desa Meranti.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *