Kodim 1210/Landak Latih Prajurit Tangani Karhutla, Fokus Tingkatkan Kesiapsiagaan
Kabar NGABANG – Guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Kodim 1210/Landak menggelar latihan penanggulangan kebakaran bagi prajuritnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Makodim, Jalan Amboyo Inti Pal 14, Desa Amboyo, Kecamatan Ngabang, Rabu (18/6/2025).
Komandan Kodim 1210/Landak Letkol Inf. Hudallah, S.H., menyampaikan bahwa latihan ini menjadi bagian dari simulasi dalam penanganan kebakaran, baik di lingkungan perkantoran Kodim maupun untuk menghadapi kemungkinan karhutla di wilayah binaan.

“Kami ingin memastikan prajurit kami memiliki kemampuan dan ketepatan bertindak dalam situasi darurat, khususnya saat terjadi kebakaran. Ini adalah bentuk kesiapan dini,” jelas Dandim.
Baca Juga : Implementasi Smart City Singkawang Jadi Daya Tarik Mahasiswa ISB Bengkayang
Fokus Latihan: Kesiapsiagaan dan Penguasaan Alat Pemadam
Latihan yang melibatkan seluruh personel dan jajaran Babinsa ini tidak hanya berfokus pada teori penanggulangan kebakaran, tetapi juga pada praktik langsung penggunaan alat pemadam kebakaran. Prajurit dilatih mengenal berbagai jenis alat pemadam beserta fungsinya untuk menghindari kesalahan saat digunakan dalam kondisi nyata.
Kapten Arm Fauzi, selaku Staf Operasi Kodim 1210/Landak, menjelaskan pentingnya latihan ini untuk meningkatkan ketanggapan dan keterampilan prajurit dala
m menghadapi kebakaran.
“Melalui latihan ini, kami berharap seluruh prajurit dan Babinsa semakin siap dan terampil dalam menangani karhutla maupun kebakaran bangunan, sehingga bisa meminimalkan kerugian,” ujar Fauzi.
Langkah Preventif Menghadapi Musim Kemarau
Latihan penanggulangan karhutla ini menjadi salah satu langkah preventif yang dilakukan TNI AD, khususnya Kodim 1210/Landak. Dalam menghadapi ancaman kebakaran yang kerap terjadi saat musim kemarau. Kesiapsiagaan personel lapangan dianggap penting untuk memberikan respons cepat dan tepat dalam upaya pemadaman.
Dengan latihan rutin seperti ini, Kodim 1210/Landak berharap sinergi antara TNI, masyarakat, dan instansi lain dalam penanganan bencana bisa lebih solid. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko bencana di tingkat daerah.
















